Sejarah Sekolah Menengah Atas Apakah kognitif dan humanisme mempunyai pandangan yang sama dengan belajar bermakna?​

Apakah kognitif dan humanisme mempunyai pandangan yang sama dengan belajar bermakna?​

Kognitif dan humanis keduanya memiliki pandangan yang sama terhadap suatu konsep belajar bermakna.

Penjelasan:

Beberapa pendapat scientist mengenai arti kognitif antara lain:

1. Williams dan Susanto

Kognitif merupakan cara seseorang bertingkah laku, bertindak, dan cepat lambatnya individu saat memecahkan masalah yang sedang dihadapi.

2. Piaget

Kognitif menunjukkan bagaimana seorang anak beradaptasi dan menginterpretasikan objek dan kejadian-kejadian di sekitarnya.

3. Neisser

Kognitif dapat diartikan sebagai perolehan, penataan, dan penggunaan pengetahuan yang dilakukan oleh manusia.

4. Gagne

Kognitif adalah sebuah proses internal yang terjadi di dalam pusat susunan saraf ketika seseorang sedang berpikir.

5. Drever

Kognitif merupakan istilah  yang melingkupi metode pemahaman, yakni persepsi, penilaian, penalaran, imajinasi, dan penangkapan makna oleh manusia.

Sementara humanisme sendiri adalah sikap hidup yang demokratis dan etis yang menitikberatkan bahwa manusia punya hak dan tanggung jawab untuk memberi makna dan bentuk pada kehidupannya sendiri.

Sehingga kedua istilah di atas baik kognitif dan humanis memiliki pandangan yang sama terhadap konsep belajar memaknai kehidupan manusia.

Pelajari lebih lanjut mengenai teori kognitif dan humanis di sini

https://brainly.co.id/tugas/6375424

https://brainly.co.id/tugas/655277

#BelajarBersamaBrainly#

Jawaban:

4 Teori Belajar (Behavioristik, Kognitif, Konstuktivisme, & Humanistik) – Belajar sangatlah penting dalam kehidupan. Selama manusia masih menghembuskan napas maka manusia akan terus belajar. Pada dasarnya ketika belajar kita tidak bisa melakukannya dengan sendiri. Dengan kata lain, ketika belajar kita membutuhkan orang lain untuk mengajarkannya.

Jika digambarkan, belajar itu seperti bayi yang sedang mencoba untuk berjalan, makan, duduk, dan lain sebagainya. Secara naluriah bayi akan bisa melakukan aktivitas-aktivitas seperti itu, tetapi diperlukan manusia lain untuk mengajarkannya agar aktivitas-aktivitas itu dilakukan dengan baik. Dengan bantuan manusia lain maka bayi akan memaksimalkan kepandaiannya yang akan bermanfaat  bagi kehidupannya di kemudian hari.

“Belajar” dalam dunia pendidikan merupakan konsep pengetahuan yang banyak dilakukan oleh pendidik. Guru yang berperan sebagai pendidik atau pengajar akan berusaha menyampaikan ilmu pengetahuan kepada murid-muridnya atau peserta didik dengan sungguh-sungguh dan giat. Satu hal yang perlu diketahui dari proses belajar mengajar adalah ilmu pengetahuan yang didapat dan bertambahnya ilmu pengetahuan hanya salah satu bagian kecil dari kegiatan untuk membentuk kepribadian seutuhnya.

Dalam proses belajar ada yang namanya teori belajar. Teori belajar dapat membantu guru atau pendidik untuk mendidik dan menyampaikan ilmu pengetahuan kepada murid atau peserta didik.

Namun, ada beberapa guru yang lebih suka mengajar berdasarkan pengalaman saat belajar. Maksudnya, dalam beberapa kasus, guru sudah menemukan cara jitu untuk mendidik dan menyampaikan ilmu pengetahuan kepada murid-muridnya tanpa harus mengetahui teori belajar.

Pada dasarnya teori belajar sangatlah banyak, tetapi teori belajar yang sering digunakan oleh beberapa guru atau pendidik ada empat, yaitu teori belajar behavioristik, teori belajar kognitif, teori belajar konstruktivistik, dan teori belajar humanistik. Simak penjelasan lebih lanjut tentang empat teori belajar tersebut.

[answer.2.content]